THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Monday, May 3, 2010

If i were a boy


Entah kenapa setiap denger lagu ini pasti netesin airmata . Ngebayangin jadi laki-laki , enaknya ya bisa mengatur perasaan mereka sendiri serta mengatur perasaan perempuan . Menghancurkan tapi ga pernah merasa hancur . Selalu mencari sebab dan akibat . Selalu bisa terlihat senang walau sedang patah hati . Mereka gak pernah ngerasain gimana tersiksanya PMS, namun selalu menuduh perempuan mencari-cari alasan untuk marah-marah ketika PMS . Mereka ga pernah ngerasain gimana ribetnya kita mencari sendal yang serasi dengan tas buat tampil sempurna di samping mereka , namun ketika kita belanja selalu menuduh bahwa kita "shopaholic".

Mereka bisa gampang menggoda perempuan manapun tanpa terlihat murahan . Mereka bisa gampang selingkuh tanpa ada yang menyebut gampangan, lagi-lagi cuma dapat komentar "biasa cowok ga bisa liat yang bening" . Mereka bisa gampang memutuskan perempuan dengan alasan gak cocok lagi, padahal ada perempuan lain yang lebih fresh dan merasa yang paling mengerti mereka.

Seandainya saya jadi laki-laki mungkin gak akan gampang nangis, sedang patah hati tinggal nenggak JackD dan gak akan dibilang "cowo gak bener" .

Seandainya saja mereka bisa aja sehari jadi perempuan, ngerasain gimana sulitnya mengatur perasaan yang lebih dominan ketimbang logika . Seandainya saja kami para perempuan juga berhak bersenang-senang merokok, minum, maen kartu, maen biliyard tanpa dilabeli "cewek bandel" . Seandainya bisa bertukar tempat sehari saja , mungkin semua laki-laki bisa berubah jadi lebih perhatian, mungkin . Bagaimanapun laki-laki tetaplah laki-laki ego mereka lebih besar dari gengsi perempuan.

Seandainya saya jadi laki-laki, saya gak akan jadi laki-laki brengsek yang membuat pacarnya menangis .


nb: ga semua laki-laki seperti itu dan gak semua perempuan merasa seperti yang saya rasa.


0 komentar: